Mataindonesia77

Langkah Kendalikan Kemarahan Saat Lakukan Puasa Ramadhan

Mata Indonesia77Langkah Kendalikan Kemarahan Saat Lakukan Puasa Ramadhan, Tidak cuman lapar dan haus, saat Ramadhan ini, semua kaum muslim dalam dunia diharuskan supaya bisa meredam emosi dan gairah terhitung kemarahan. Saat jalankan beribadah puasa Ramadhan, sebaiknya kita dapat menahan diri serta lebih bersabar dalam hadapi semua persoalan yang ditemui.

Terhitung juga meredam kemarahan yang kadang tiba mendadak dapat melimpah walau sebenarnya karena hanya kasus kecil. Dalam Alquran dan hadist juga, sudah banyak bimbingan berkenaan bagaimanakah cara mengatur emosi saat puasa. Ada bermacam langkah efisien yang dapat dilaksanakan untuk mengatur emosi saat puasa Ramadhan. Cara itu juga lumayan gampang dan efisien untuk dilaksanakan.

Langkah Kendalikan Kemarahan Saat Lakukan Puasa Ramadhan

  • Melakukan Zikir

Zikir dipercayai dapat dilaksanakan bila sesudah berwudhu kamu masih berasa sedikit emosi. Dengan berzikir, kita akan makin ingat akan kuasa Allah SWT, dan pada akhirnya akan makin menambah hati kita jadi lebih tenang dan halus dalam hadapi permasalahan.

Kelebihan berzikir sudah disebut dalam Alquran surat ar-Ra’du ayat 28 : Maknanya: “(Yaitu) beberapa orang yang memiliki iman dan hati mereka manjadi damai dengan ingat Allah. Ingat-ingatlah, cukup dengan memperingati Allah-lah hati jadi damai.” (QS Ar-Ra’du: 28).

Tujuan dari ayat itu yakni, mengenai beberapa orang yang Allah berikan panduan sebagai orang yang memiliki iman. Dengan ingat Allah dengan cara bertasbih dan bertahmid dan membaca dan dengar Alquran, hati orang memiliki iman akan berasa tenang. Karena itu, sebagai umat Islam kita perlu ingat, ketenangan hati akan diwujudkan dengan ingat Allah SWT

  • Membaca Alquran

Langkah yang bisa disebutkan paling baik dalam mengatur emosi saat puasa Ramadhan, yakni dengan membaca Alquran. Alquran dikatakan sebagai Asy Syifa yang mempunyai makna obat pengobat. Karena sebenarnya emosi ialah sebuah penyakit hati. Dengan membaca Alquran, karena itu kondisi hati yang panas bisa menjadi sejuk dan akan memperlancar beribadah puasa kita.

  • Ingat Akibat Dari Emosi

Kecuali bikin rugi diri kita dan bisa menggagalkan puasa, kadang emosi itu bisa bikin rugi seseorang. Banyak kasus yang diakibatkan karena kendalikan emosi yang kurang tepat. Contoh-contoh imbas negatif dari emosi kecuali menggagalkan puasa seperti, berlangsungnya pertikaian atau konflik yang bisa disudahi dengan kontak fisik dan menghancurkan beberapa barang, muncul rasa sakit hati, jadi kesusahan untuk berkawan, sampai dijauhi oleh famili dekat. Oleh karena itu, akan lebih bagus bila segalanya dikerjakan dengan kepala dingin.

Related Posts