mataindonesia77

Ingin Bepergian, Beginilah Cara Mendapatkan Surat Keterangan Bebas Covid-19

MataIndonesia77 – Teror wabah virus Covid-19 sampai sekarang masih membidik. Bahkan juga untuk mendesak penebaran virus ini, pemerintahan juga mengaplikasikan peraturan Limitasi Sosial Bertaraf Besar (PSBB). Diantaranya DKI Jakarta, daerah yang ada jumlah masalah paling banyak.

Tetapi, aktivitas di sejumlah wilayah masih mengaplikasikan rutinitas baru atau new normal. Yang masih jalankan rutinitas normal, tetapi dibarengi dengan implementasi prosedur kesehatan untuk menahan penebaran Covid-19.

Angkutan umum darat, laut, dan udara sudah bekerja. Tapi perjalanan antar wilayah juga bertambah lebih susah dan memerlukan dokumen tambahan, seperti surat info bebas Covid-19.

Untuk memperoleh surat info sehat bebas Covid-19, dapat dikerjakan di dalam rumah sakit atau pusat servis kesehatan swasta, dengan lakukan rapid tes atau PCR lebih dahulu.

Sekarang masa aktif surat info bebas virus corona atau Covid-19 jadi 14 hari. Lantas bagaimanakah cara memperoleh surat info bebas Covid-19?

1. Pertama kamu harus bawa Kartu Sinyal Warga (KTP).

2. Tiba ke dinas kesehatan di tempat, rumah sakit, Puskesmas atau klinik kesehatan yang sediakan service rapid tes/swab tes virus corona.

2. Bila hasil negatif, karena itu surat info bebas Covid-19 akan diberi.

3. Untuk ongkos, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memutuskan biaya paling tinggi pengecekan rapid tes anti-bodi sejumlah Rp 150.000. Sedang untuk swab tes, berbeda range mulai Rp 1,6 juta. Nominal ini bergantung peraturan semasing service kesehatan.

Perbedaan Rapid Tes Dan Swab Tes

Rapid tes kerap dipandang seperti pilihan yang cepat, gampang, dan bisa dihandalkan dibanding swab tes yang ongkosnya tambah mahal dan perlu waktu semakin lama untuk mengenali hasilnya. Karena swab tes mengecek gen dari virus. Sesaat rapid tes, mengecek reaksi dua anti-bodi pada Covid-19 yang diketemukan dalam contoh darah, dalam kurun waktu 15 menit.

1. Tipe contoh

Pengecekan rapid tes yang berada di Indonesia, dikerjakan memakai contoh darah. Sedang pengecekan swab memakai contoh lendir yang diambil dari dalam hidung atau kerongkongan.

2. Langkah kerja

Rapid tes mengecek virus memakai IgG dan IgM yang ada pada darah. IgG dan IgM ialah semacam anti-bodi yang tercipta di badan waktu alami infeksi virus. Jika terkena virus, karena itu jumlah IgG dan IgM di badan bertambah.

Hasil rapid tes dengan contoh darah itu dapat menunjukkan ada IgG atau IgM yang tercipta di badan. Jika ada, karena itu hasil rapid tes dipastikan positif ada infeksi. Tetapi, hasil itu bukan analisis yang memvisualisasikan infeksi Covid-19.

Oleh karenanya orang yang hasil rapid tesnya positif, karena itu disarankan untuk lakukan swab. Pengecekan swab dipandang lebih tepat selaku dasar analisis.

3. Lama waktu test

Rapid tes hanya memerlukan waktu 10-15 menit sampai hasil keluar. Saat itu, pengecekan memakai sistem PCR (polymerase chain reaction) dan swab memerlukan waktu beberapa saat sampai hari-hari untuk memperlihatkan hasil.

4. Keunggulan dan kekurangan rapid tes dan swab

Satu diantara keunggulan rapid tes ialah kecepatan dan keringanannya. Langkah ini bisa juga jadi pilihan untuk mencatat beberapa orang yang perlu pengecekan kelanjutan secara cepat.

Hasil rapid tes dapat dipakai untuk mengetes tidak ada atau adanya virus pada umumnya pada tubuh. Tetapi, hasil ini tidak cukup buat dipakai selaku analisis tentu virus Covid-19.

Lalu, kelebihan pengecekan PCR swab ialah ketepatannya dalam mengetahui virus corona. Tetapi, kelemahan pada sistem ini ialah pengecekan yang sedikit lebih susah dan memerlukan saat yang semakin lama.

Related Posts