Mataindonesia77

Cara Untuk Menstabilkan Jaringan Saat Bermain Game

Mata Indonesia77Cara Untuk Menstabilkan Jaringan Saat Bermain Game, Bila kamu seorang pemain game online, kamu tentu tidak asing dengan keadaan jaringan eror saat asyik-asyiknya bermain. Ya, bahkan juga akses internet sebaik apa saja terkadang tidak selama-lamanya memberinya jaringan konstan ketika bermain game, karena konsistensi ini disokong bukan hanya oleh ISP (Internet Servis Provider) tetapi faktor-faktor yang lain juga.

Jaga konsistensi internet saat akan bermain ialah pekerjaan harus untuk tiap gamer. Apa lagi jika kamu bermain secara bersaing, kamu tidak akan ingin dech dipandang beban sama rekan satu team kamu karena membuat mereka kalah saat berlaga. Itu kenapa, kami akan mengulas cara-cara yang dapat dilaksanakan supaya jaringan kamu selalu ada pada keadaan sempurna ketika bermain game. Ingin tahu apa sajakah? Baca pembahasan di bawah ini.

Cara Untuk Menstabilkan Jaringan Saat Bermain Game

1. Tentukan ISP Berkualitas Dan Paket Internet Mencukupi

Ya, kami mengetahui, pada awal paragraf disebutkan jika ISP bukan factor salah satu. Tetapi, tetap penyeleksian ISP ialah yang paling penting. Masalahnya jika kamu bermain pada ISP yang tidak berkualitas, ya sudah pasti akan menghalangi jaringan jaringan ketika bermain game. Kamu dapat pilih ISP yang pantas berdasar ulasan dari beberapa orang yang sempat memakainya. Hal yang perlu kamu lihat ialah apa ISP punyai servis yang baik ketika berada masalah, berapa kerap internet alami lelet atau down.

  • Pertama, kamu dapat datangi beberapa fan page di Facebook yang khusus mengulas ISP tertentu, Bertanya-tanyalah di situ, mengumpulkan informasi, dan menilai sendiri kualitas mereka.
  • Kedua, sesudah bisa ISP yang pas, kamu harus tetapkan ingin pilih paket yang mana. Supaya memperoleh nilai for money yang optimal, seharusnya jauhi paket bundel yang dikombinasi dengan TV kabel.

Lalu, lihat beberapa fiturnya. Seharusnya tentukan paket yang pasarkan rasio 1:1 untuk unduh/unggah, karena kecepatan mengupload punya pengaruh pada kestabilan internet ketika bermain. Selanjutnya, tetapkan berapa beberapa orang/perangkat yang pakai internet di dalam rumah. Pastikanlah kamu tentukan bandwidth yang tepat. Kami anjurkan sedikitnya ialah 75 Mbps bila ada pada keluarga dengan anggota sekitaran empat orang. Dikutip dari Ulasans.org, akses internet dapat dipandang pas untuk game bila punyai kecepatan sekitaran 25 sampai 50 Mbps. Tetapi satu kali lagi, referensi bandwidth tidak ada yang universal. Kamu bisa jadi punyai internet 100 Mbps tetapi jika kamu tinggal bersama 10 orang yang semua mengambil, bermain game, streaming, atau searching ketika bertepatan, ya jaringan game kamu bakal menjadi zonk juga.

2. Gunakan Internet Jaringan WiFi

Sama dengan namanya, WiFi (Wireless Fidelity) ialah sistem transmisi data yang sudah dilakukan secara nirkabel atau tanpa kabel. Sedang jika Ethernet, transmisi data dilaksanakan lewat kabel LAN atau yang umum disebutkan dengan colokan RJ45. Ketika bermain game, upayakan untuk gunakan Ethernet karena jaringan kamu ditanggung bertambah mencolok daripada WiFi. Kenapa? Simpelnya ini. Saat gunakan WiFi, banyak beberapa hal yang bisa saja permasalahan. Misalnya saja, signal terhalangi tembok, permasalahan out-of-range, kurang kuat signal, dan sebagainya.

Beberapa hal ini tidak kamu alami saat pakai Ethernet. Kenyataannya, selainnya bisa lebih cepat, pemakaian kabel LAN berbuntut pada akses internet yang semakin aman juga. Kamu peluang tidak sadar bila ada penyusup yang mengincar kegiatan internetmu lewat jaringan WiFi. Agar semakin optimal kembali, seharusnya pakai standard kabel Cat6 yang memberikan dukungan kecepatan internet sampai 10 Gbps. Ringkasannya, wireless lebih lamban, gunakan kabel bisa lebih cepat.

3. Gunakan Jaringan WiFi 5 GHz Atau 6 GHz, Jaringan 2,4 GHz

Oke, bagaimana jika kita tidak punyai kabel LAN? Atau netbook kita tidak ada port RJ45? Ya sudah, gunakan WiFi boleh-boleh saja sebetulnya. Jika memang harus terpaksa gunakan WiFi, pakai yang konektivitas 5 GHz bukannya 2,4 GHz. Kenapa? Masalahnya, frekwensi 5 GHz 802.11ac tawarkan kecepatan internet yang lebih tinggi dibanding 2,4 GHz. Sementara 5 GHz mempunyai potensi untuk capai kecepatan 1,7 Gbps, 2,4 GHz cuman pasarkan optimal kecepatan 300 Mbps.

Kecepatan di atas hanya berdasar teori, karena kenyataannya di dunia riil semua bergantung kembali dari berapa banyak perangkat yang tersambung atau apa signal terhalangi tembok. Apabila gunakan 5 GHz, pastikanlah kamu simpan perangkat kamu di muka router, karena jarak sinyalnya lebih sempit dibandingkan 2,4 GHz. Yakinkan router kamu memberikan dukungan 5 GHz dan sudah di-set ke frekwensi itu. Jika netbook kamu tidak bisa mengetahui konektivitas 5 GHz, coba untuk update driver adapter WiFi Dual Band, atau periksa lagi detail netbook. Jika gunakan netbook atau handphone kuno, ada peluang perangkat tidak memberikan dukungan 5 GHz.

4. Check Kecepatan Internet Secara Periodik

Jika kamu kerap berasa internetnya lelet ketika bermain game, kamu harus kerjakan test kecepatan internet pada beberapa situs seperti fast.com atau Speedtest.net. Misalkan kamu abonemen internet 75 Mbps, karena itu yakinkan hasil pengetesannya tidak jauh dari angka itu. Jika kamu cuman memperoleh 5 Mbps pada paket 75 Mbps, telah waktunya kamu check apa yang keliru. Sudahkah tersambung pada WiFi 5/LAN? Apabila sudah dan tidak ada kenaikan, waktunya mengontak faksi mekanik untuk minta kontribusi.

5. Tutup Browser Dan Program Lain

Saat sedang main game, kadang kita lupa untuk tutup browser atau program Torrent yang berjalan pada belakang. Tanpa kita ketahui, ternyata browser melakukan unduh pada sesuatu file yang kehadirannya sudah kamu lupakan. Program seperti Torrent seharusnya ditutup secara benar. Tidak boleh cuman di-close dengan mengeklik pertanda “X”, tetapi click kanan pada icon di tray dan tentukan menu Keluar. Dengan ini, program telah ditutup seutuhnya.

Bila ada client Torrent yang aktif, program ini tetap mengisap bandwidth bahkan juga saat semua unduhan sudah usai. Masalahnya program Torrent akan lakukan seeding pada unduhan yang usai, alias sebuah proses penguploadan file untuk dibagi pada pemakai Torrent lain di luaran sana. Dengan tutup semua program lain dengan cermat, kamu telah pastikan jika peruntukan bandwidth-mu cuman tertuju pada satu program saja, yaitu game yang dimainkan.

6. Tentukan Lokasi Server Paling Dekat

Game online seperti MMORPG biasanya punyai beberapa server yang disamakan dengan lokasi pemainnya. Umumnya server ini terdiri jadi banyak wilayah seperti server Jepang, Eropa, Asia, atau Amerika. Jika kamu sedang main di Indonesia, karena itu pilih server Asia. Bila kamu tentukan server paling dekat, karena itu kemungkinan besar latency yang didapat ketika bermain game jadi lebih rendah. Request yang dikirim dari perangkatmu ke server akan ditanggapi dengan demikian cepat. Berikut yang diberi nama dengan ping yang mempunyai unit ms (milisecond atau milidetik). Yakinkan ping-mu ada di bawah 150 ms untuk peroleh jaringan yang konstan ketika bermain game.

7. Restart Router Dan Perangkat

Sebagian besar persoalan pada perangkat (PC atau HP) dapat tersolusikan saat dilaksanakan re-start. Demikian juga dengan router. Bila perangkat yang dipakai alami pertanda eror yang susah dijumpai pemicunya, coba laukan re-start. Router yang telah kelamaan berpijar bisa juga jadi “kecapekan” dan perlu di-restart supaya dipulihkan kembali ke keadaan sempurna. Terlihat sepele, tetapi ada saatnya persoalan terumit apa saja ternyata jadi lenyap sesudah di-restart.

Related Posts